Jumat, 29 Juli 2022

Ekonomi RI Melesat: Tinggalkan China & AS

 Ekonomi RI Melesat: Tinggalkan China & AS


Dilansir dari CNBC Indonesia, Indonesia menjadi salah satu negara yang diramal oleh International Monetary Fund (IMF) sebagai negara yang kebal resesi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan kondisi perekonomian Indonesia mampu tumbuh tinggi dipengaruhi oleh beberapa hal. Paling utama adalah pengendalian kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Sedikit ada peningkatan karena adanya varian baru, namun sejauh ini bisa dikendalikan. Kemudian dari sektor eksternal, lonjakan harga komoditas internasional mendorong kenaikan ekspor yang signifikan hingga neraca perdagangan mencetak rekor surplus selama 26 bulan beruntun.

Impor juga tumbuh, baik dari sisi bahan baku ataupun barang modal seiring dengan peningkatan produksi di Indonesia. Transaksi berjalan triwulan II 2022 diprakirakan mencatat surplus, lebih tinggi dibandingkan dengan capaian surplus pada triwulan sebelumnya, terutama didukung oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas, sejalan dengan masih tingginya harga komoditas global.

“Ini adalah hal positif dari perekonomian Indonesia,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita.

International Monetary Fund (IMF) meramal ekonomi Indonesia tumbuh 5,3% pada 2022 dan 5,2% pada 2023. Lebih tinggi dari posisi 2021 yang mencapai 3,7% dan dipastikan Indonesia tidak terjerat resesi. Dalam laporan Dana Moneter Internasional (IMF) yang dikutip CNBC Indonesia, Kamis (28/7/2022), pertumbuhan ekonomi Indonesia diramal mampu melampaui China yang ekonominya jatuh dari sebelumnya tumbuh 8,1% menjadi 3,3% pada 2022. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga lebih tinggi dari Amerika Serikat (AS) yang diprediksi pada 2022 hanya mampu merealisasikan pertumbuhan 2,3% atau lebih rendah dari 2021 yang sebesar 5,7%.

Moeldoko mengutip data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2022 yang mencapai 5,01 persen (year on year/yoy). Kemudian, inflasi Indonesia juga masih terkendali. Hal itu berbeda dengan indeks harga konsumen di beberapa negara lain yang melambung tinggi imbas fluktuasi harga komoditas global.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Indonesia hingga Juni 2022 sebesar 4,35 persen (yoy). Moeldoko mengatakan Pemerintah Indonesia sudah berupaya keras untuk mengendalikan harga komoditas di pasar domestik, agar tidak berimbas kepada inflasi dan daya beli masyarakat. “Di antaranya, harga minyak kemarin yang masih tidak stabil dan Alhamdulillah sekarang sudah menuju stabil,” ujarnya. Pemerintah juga menjaga daya beli masyarakat lewat pengendalian inflasi. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2022 tercatat inflasi sebesar 0,61% (mtm). Secara tahunan, inflasi IHK Juni 2022 tercatat 4,35% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 3,55% (yoy). Inflasi Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan banyak negara lainnya. Hal ini dikarenakan pemerintah menahan harga energi lewat subsidi sebesar Rp 520 triliun.

“APBN jadi instrumen luar biasa penting, namun tekanan besar untuk menjaga harga-harga dari komoditas tersebut. Dengan ekspor impor dan inflasi yang baik, Indonesia masih relatif kondisi baik dibandingkan negara-negara pers,” jelasnya. 

“Perkiraan ekonomi Indonesia pada 2022 karena Indonesia menerima rezeki nomplok (windfall) dari harga komoditas yang tinggi untuk keseimbangan eksternal dan kondisi fiskal. Hal ini meredam dampak perlambatan ekonomi global dan melonjaknya inflasi,” jelas Faisal dalam siaran resminya. Faisal memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus membaik di tahun ini. Terlihat dari mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berasal dari konsumsi masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas.

Memulihkan permintaan dapat mendorong kegiatan produksi dan investasi. “Dengan permintaan domestik yang sehat, pertumbuhan ekspor yang stabil, kondisi fiskal yang prudent, dan manajemen Covid-19 yang solid, perekonomian Indonesia mampu tumbuh sekira 5,17% pada 2022, lebih kuat dari pertumbuhan tahun lalu,” jelas Faisal.

Kendati demikian inflasi harga konsumen (IHK) yang kini telah menyentuh level 4,35% pada Juni 2022 atau yang telah melampaui kisaran sasaran inflasi pemerintah 2% sampai 4%, menurut Faisal dapat mempengaruhi daya beli rumah tangga sampai tingkat tertentu. Namun, kinerja ekspor komoditas utama yang tinggi dapat mempertahankan pendapatan ekspor yang tidak terduga dan pendapatan fiskal. “Selanjutnya kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus tumbuh sebesar 5,22% pada tahun 2023,” kata Faisal


Referensi:

https://www.google.com/amp/s/www.cnbcindonesia.com/news/20220728072340-4-359169/ekonomi-ri-melesat-tinggalkan-china-as-apa-rahasianya/amp

https://www.google.com/amp/s/m.liputan6.com/amp/5023331/moeldoko-pertumbuhan-ekonomi-ri-masih-lebih-tinggi-dari-negara-lain


Minggu, 17 Juli 2022

Indonesia Masuk Daftar 15 Negara Yang Berpotensi Resesi

 Indonesia Masuk Daftar 15 Negara Yang Berpotensi Resesi

Dilansir dari suara.com, Resesi adalah keadaan di mana terjadinya penurunan keadaan ekonomi di suatu negara selama lebih dari dua kuartal. Ketika suatu negara mengalami resesi umumnya akan ditandai dengan meningkatnya jumlah pengangguran, menurunnya penjualan ritel dan kontraksi pendapatan pada bagian manufaktur dalam periode yang cukup lama.

Hasil dari survei Bloombang, Indonesia menjadi negara urutan ke-14 yang berpotensi resesi. Dalam survei tersebut menyebutkan, Sri Lanka menempati posisi pertama negara berpotensi resesi dengan presentase 85 persen, New Zealand 33 persen, Korea Selatan dan Jepang 25 persen. Lalu China, Hongkong, Australia, Taiwan, dan Pakistan 20 persen. Malaysia 13 persen, Vietnam dan Thailand 10 persen, Filipina 8 persen, Indonesia 3 persen, dan India 0 persen. 

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan hasil survei tersebut menunjukkan indikator ekonomi Indonesia jauh lebih baik dari negara-negara lain yang peringkatnya di atas Indonesia dalam survei tersebut. Kendati demikian, Indonesia masih tetap harus waspada terhadap potensi resesi yang masih dapat terjadi. Pasalnya, saat ini negara-negara di dunia masih dibayangi resesi dan kenaikan inflasi.

Secara umum, resesi terjadi ketika ekonomi tumbuh negatif dua kuartal beruntun. Pada tahun 2020 lalu dunia mengalami resesi akibat pandemi Covid-19, yang membuat aktivitas dan mobilitas miliaran umat manusia terganggu. Tanpa aktivitas dan mobilitas manusia, roda ekonomi pun 'macet'.

Kali ini resesi terjadi karena tingginya inflasi akibat harga komoditas energi yang melesat. Karena inflasi yang melambung, bank sentral pun mulai menaikkan suku bunganya. Masalahnya dua hal tersebut ditambah dengan daya beli yang mulai lesu. Meskipun dunia sedang di ambang resesi kedua dalam dua tahun terakhir, Indonesia diperkirakan tidak terdampak parah seperti yang terjadi pada 1998 ataupun 2020.

Dampak resesi yang dirasakan oleh masyarakat saat resesi terjadi yaitu ekspor Indonesia akan terguncang karena pasar dunia yang lesu. Ekspor sendiri berkontribusi sebesar 23% terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2022. Kemerosotan ekspor akibat resesi dunia tentunya akan memangkas PDB Indonesia. Saat ekspor kemudian menjadi lesu, dampaknya akan terasa bagi eksportir. Permintaan yang sepi akan mempengaruhi pendapatan perusahaan. 

Di sisi lain, beban operasional tetap harus berjalan seperti listrik, sewa gedung, dan karyawan. Biasanya untuk mengurangi beban, kapasitas produksi pun dikurangi mengikuti permintaan yang turun. Selain itu, karyawan pun jadi korban dengan adanya pemotongan gaji. Bahkan lebih parah, adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). Ujung-ujungnya daya beli pun semakin rendah karena pendapatan yang terpotong atau bahkan terputus. Tingkat pengangguran pun menjadi bertambah. Sudah pasti saat pendapatan berkurang, pengeluaran hanya terbatas untuk memenuhi kebutuhan pokok saja.



Apalagi saat terjadi resesi, menjual aset di harga terbaik akan sulit. Sebab daya beli masyarakat sedang lesu saat itu. Kemudian jika melihat kondisi saat ini, resesi dipicu oleh kenaikan suku bunga bank sentral yang agresif, sehingga  bisa mengerek suku bunga kredit yang membuat utang menjadi lebih mahal. Di sisi lain bunga deposito pun bisa naik yang membuat investasi di bank lebih menguntungkan dibandingkan investasi di aset risiko yang akan terpukul.

Jadi daya beli masyarakat akan menurun karena pendapatan yang berkurang, ini berisiko meningkatkan angka kemiskinan.


Sumber: 

https://www.suara.com/news/2021/05/30/173415/apa-itu-resesi-ini-definisi-hingga-dampak-resesi-ekonomi?page=all 

https://www.liputan6.com/bisnis/read/5012910/indonesia-masuk-daftar-negara-berpotensi-resesi-sri-mulyani-kita-harus-waspada

https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20220714070539-72-355473/kalau--amit-amit--resesi-ini-yang-akan-menimpa-orang-ri/2

https://money.kompas.com/read/2022/07/13/141500626/indonesia-masuk-daftar-15-negara-yang-berpotensi-resesi-ini-kata-sri-mulyani

Minggu, 03 Juli 2022

Permasalahan yang Dihadapi Nelayan di Indonesia

 Permasalahan yang Dihadapi Nelayan di Indonesia


Dilansir dari Wikipedia.com, nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di dasar, kolom maupun permukaan perairan. Perairan yang menjadi daerah aktivitas nelayan ini dapat merupakan perairan tawar, payau maupun laut. Di negara-negara berkembang seperti di Asia Tenggara atau di Afrika, masih banyak nelayan yang menggunakan peralatan yang sederhana dalam menangkap ikan. Nelayan di negara-negara maju biasanya menggunakan peralatan modern dan kapal yang besar yang dilengkapi teknologi canggih.

Kesejahteraan nelayan justru dibilang sangat minim sekali dan identik dengan kemiskinan. Sebagian besar (63,47 persen) penduduk miskin di Indonesia berada di daerah pesisir pantai dan pedesaan. Data statistik menunjukan bahwa upah riil harian yang diterima seorang buruh tani ataupun nelayan hanya sebesar Rp. 30.449,-  per hari. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan upah nominal harian seorang buruh bangunan biasa Rp. 48.301,- per hari. Hal ini perlu menjadi perhatian mengingat ada keterkaitan erat antara kemiskinan dan pengelolaan wilayah pesisir.

Dikutip dari Academia.edu, tekanan terhadap sumber daya pesisir sering diperberat oleh tingginya angka kemiskinan di wilayah tersebut. Kemiskinan sering pula memicu sebuah lingkaran setan karena penduduk yang miskin sering menjadi sebab rusaknya lingkungan pesisir, namun penduduk miskin pulalah yang akan menanggung dampak dari kerusakan lingkungan. Dengan kondisi tersebut, tidak mengherankan jika praktik perikanan yang merusak masih sering terjadi di wilayah pesisir. Pendapatan mereka dari kegiatan pengeboman dan penangkapan ikan karang dengan cyanide masih jauh lebih besardari pendapatan mereka sebagai nelayan. Dengan besarnya perbedaan pendapatan tersebut di atas, sulit untuk mengatasi masalah kerusakan ekosistem pesisir tanpa memecahkan masalah kemiskinan yang terjadi di wilayah pesisir itu sendiri.

Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sendiri mencoba untuk memetakan isu-isu yang dihadapi oleh nelayan di Negeri ini. Masalah pertama adalah pada aset, di mana antara lain nelayan masih sulit mendapatkan bantuan kapal, lalu belum semua nelayan mendapatkan asuransi jiwa yang diberikan oleh KKP, hingga tingginya biaya solar.

Kemudian masalah berikutnya ada pada sektor keuangan. Nelayan disebut masih kurang dalam akses permodalan untuk biaya operasional melaut contohnya perlengkapan laut. Juga masih ada pemanfaatan solar oleh pihak yang seharusnya tidak berhak. Nelayan juga masih kurang pengetahuan mengenai pemanfaatan pendapatan untuk pengembangan usaha.

Isu sektor penangkapan ikan juga penting dicarikan solusinya, di mana akses nelayan Indonesia untuk mendapatkan informasi cuaca, gelombang perairan, dan arah angin masih terbatas. Lantas informasi lokasi persebaran ikan masih didapat secara konvensional, penanganan kondisi darurat masih kurang, hingga akses informasi mengenai ikan yang dibutuhkan pasar masih kurang.

Masalah berikutnya yang dihadapi nelayan di Indonesia adalah penyimpangan pengelolaan, di mana informasi lokasi, dan kapasitas penyimpanan pendingin masih terbatas. Lalu fasilitas penyimpanan pendingin di pelabuhan masih kurang dan hasil tangkapan akan menurun kualitasnya jika tanpa kepastian penjualan dan fasilitas penyimpanan pendingin. Sedangkan permasalahan yang terakhir ada pada bidang pemasaran, di mana nelayan masih kurang akses untuk mengetahui harga pasar hasil tangkap yang dapat menyebabkan fluktuasi harga. Kemudian masih munculnya tengkulak dalam jalur distribusi dan kurangnya dukungan untuk pengembangan pemasaran elektronik.



Referensi

Wikipedia.org 2022. Pengertian nelayan menurut KBBI. Diakses pada 27 juni 2022 pukul 

18.30 melalui https://id.wikipedia.org/wiki/Nelayan 

Academia.edu 2018. Kondisi nelayan di Indonesia. Diakses pada 27 juni 2022 pukul 18.40 

melalui https://www.academia.edu/36086550/KONDISI_NELAYAN_INDONESIA 

Indonesiabaik.id. problematika nelayan di Indonesia. Diakses pada 27 juni 2022 pukul 18.55 

melalui  https://indonesiabaik.id/infografis/problematika-nelayan-indonesia  

Minggu, 19 Juni 2022

SUKSES TERSELENGGARA FORMULA E JAKARTA BERIKAN IMBAS POSITIF TERHADAP UMKM

 SUKSES TERSELENGGARA FORMULA E JAKARTA BERIKAN IMBAS POSITIF TERHADAP UMKM


Pada Sabtu, 4 Juni 2022 penyelenggaraan Formula E Jakarta 2022 berjalan lancar dan sukses di Jakarta E-Prix International Circuit, Ancol, Jakarta. Ajang balap mobil listrik dunia tersebut digadang-gadang bisa memberikan dampak positif untuk Indonesia.


Para pembalap event internasional tersebut juga menyatakan bahwa Formula E di Indonesia sudah sesuai harapan masyarakat. Hal ini terlihat dengan antusiasme penonton yang hadir sangat besar. Tercatat diperkirakan sekitar 60 ribu orang hadir di acara tersebut. Apalagi, balapan tersebut disiarkan secara langsung di 150 negara.

Tak hanya itu, sekitar 260 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner, fashion dan kerajinan tangan atau suvenir juga turut meramaikan event besar ini dengan menjual beraneka ragam produk unggulan mereka selama digelarnya Formula E. Stand-stand bazar pelaku UMKM yang mendapatkan fasilitasnya secara gratis tersebar di berbagai lokasi kawasan Ancol. Ada juga panggung pertunjukan dan tempat menonton bersama balapan yang berlangsung. 


Selain dalam mengejar potensi perputaran ekonomi, kehadiran UMKM juga untuk memperkenalkan berbagai komoditas dari akar rumput di Indonesia kepada dunia. Dengan begitu Formula E bisa mendatangkan banyak manfaat, bukan hanya pendapatan devisa negara tapi juga menguatkan eksistensi kebudayaan Indonesia di mata internasional.

Bagi pelaku UMKM di Jakarta maupun dari 10 provinsi lain yang datang ke event ini juga merasakan dampak positif dari diselenggarakannya event internasional Formula E ini karena dalam penyelenggaraannya, seperti yang sudah di paparkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah memfasilitasi para UMKM untuk memasarkan produk unggulannya melalui para Jakpreneur dengan melakukan pembinaan dan memberikan fasilitas lain seperti stand bazar secara gratis.

Antusiasme penonton Formula E Jakarta memang turut berimbas pada larisnya produk UMKM. Para penonton memadati stand UMKM yang berlokasi di 3 titik, yaitu di dalam sirkuit, Pantai Festival dan Taman Lumba-Lumba. Puncaknya, terjadi pada siang hari pukul 11.00-13.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB. Produk yang paling laris diserbu adalah minuman dingin dan makanan berat.

Larisnya produk UMKM diuangkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo.


Pada ajang balapan mobil listrik itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengimplementasikan digitalisasi transaksi UMKM dengan mewajibkan pembelian produk menggunakan QRIS. Pihaknya saat ini terus melakukan pemantauan secara langsung transaksi non-tunai UMKM Formula E melalui dashboard QRIS Jakpreneur.

"Saat ini terus melakukan pemantauan secara langsung transaksi non-tunai UMKM Formula E melalui dashboard QRIS Jakpreneur. Tidak ada target omzet, tapi optimistis angkanya besar. Kami pantau terus di dashboard, total omzet sudah ratusan juta," kata Ratu, Senin (6/6/2022).

Sebelumnya, Dinas PPKUKM DKI Jakarta mewajibkan seluruh UMKM yang lolos seleksi ikut serta di Formula E Jakarta 2022 menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran untuk kemudahan monitoring perkembangan UMKM binaan. Dengan menggunakan QRIS, proses pembayaran melalui pemindaian kode QR dari berbagai jenis platform pembayaran hanya membutuhkan satu jenis kode QR saja.


Ratu pun berharap gelaran skala global berikutnya dapat terus melibatkan UMKM. 

“Kami berharap, ke depannya semakin banyak peluang kolaborasi skala global yang melibatkan UMKM,” ujarnya













References: 

Sinonews.com. 2022. Balapan Mobil Listrik Formula E Jakarta Berjalan Sukses. Diakses pada 12 Juni 2022 pukul 09.15 melalui https://photo.sindonews.com/view/29891/balapan-mobil-listrik-formula-e-jakarta-berjalan-sukses

Inews.id. 2022. Produk UMKM di Formula E Laris Terjual, Omzet Capai Ratusan Juta Rupiah. Diakses pada 12 Juni 2022 pukul 10.00 melalui https://www.inews.id/appshttps://www.inews.id/news/megapolitan/produk-umkm-di-formula-e-laris-terjual-omzet-capai-ratusan-juta-rupiah

Tempo.co. 2022. Dagangan Laris, Pelaku UMKM Bersyukur Terlibat Dalam Formula E Jakarta. Diakses pada 12 Juni 2022 pukul 10.12 melalui https://metro.tempo.co/read/1598990/dagangan-laris-pelaku-umkm-bersyukur-terlibat-dalam-formula-e-jakarta

Infopublik.id. 2022. Balapan Formula E di Jakarta Berdampak Positif pada Pertumbuhan Ekonomi. Diakses pada 12 Juni 2022 pukul 10.21 melalui https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/637589/balapan-formula-e-di-jakarta-berdampak-positif-pada-pertumbuhan-ekonomi#


Minggu, 05 Juni 2022

Adakah Peran E-Commerce Bagi UMKM di Indonesia?

 Adakah Peran E-Commerce Bagi UMKM di Indonesia?


Seiring dengan adanya perkembangan teknologi, di era digital sekarang ini sangat marak dengan adanya sistem penjualan online yang sering disebut dengan e-commerce, terlebih lagi sejak dunia ini diserang oleh pandemi COVID-19 yang berdampak besar terhadap aktivitas perdagangan di dunia, sehingga sistem penjualan online menjadi pilihan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. 

Berbelanja online saat ini telah menjadi tren tersediri bagi masyarakat Indonesia,  sebab hadirnya e-commerce  sangat membantu para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya dan memudahkan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. Penggunaan e-commerce berpeluang besar dalam memperluas pangsa pasar bagi para pelaku UMKM di Indonesia, sehingga akan meningkatkan peran pelaku usaha dalam era digital demi meningkatkan perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, e-commerce juga sangat membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Dilansir dari liputan6.com, terdapat beberapa manfaat untuk UMKM di Indonesia dari hadirnya e-commerce, yaitu memudahkan para mereka (pelaku usaha UMKM) untuk dapat berkomunikasi dengan calon konsumennya. Komunikasi serta informasi yang jelas dari penjual, akan membuka peluang lebih besar bagi pedagang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. 

E-commerce dapat membantu produk lokal untuk dikenal sampai ke berbagai negara. E-commerce memudahkan produsen dalam memasarkan produknya baik dalam negeri maupun luar negeri, sehingga para konsumen yang berasal dari mancanegara dapat dengan mudah mengenal produk lokal yang ditawarkan oleh para Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jangkauan e-commerce yang luas memudahkan produsen dalam menjalankan transaksi jual beli dengan konsumen yang berasal dari berbagai macam daerah dan negara. Hal ini tentunya akan membuka peluang yang besar bagi UMKM yang ada di Indonesia untuk berkembang dan bersaing dengan pelaku usaha yang berasal dari dalam maupun luar negeri. 

Terdapat banyak aplikasi e-commerce yang telah beroperasi di Indonesia, beberapa diantaranya yaitu Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli dan JD.ID. Dengan menggunakan aplikasi e-commerce tentunya menguntungkan bagi UMKM di Indonesia yang baru memulai usaha, yaitu dapat mengurangi biaya operasional termasuk sewa toko, etalase produk, strategi pemasaran dan logistik, serta rantai pasokan.

Dilansir dari mediaindonesia.com, berdasarkan data Similarweb kuartal I (Q1) 2021, Tokopedia menjadi marketplace yang paling banyak diakses di internet dengan jumlah kunjungan bulanan mencapai 126,4 juta. Shopee berada di peringkat ke-dua dengan mengantongi 117 juta kunjungan bulanan. Sementara peringkat lima besar lain secara berurutan ditempati oleh Bukalapak, Lazada dan Blibli dengan kunjungan bulanan masing-masing 31,27 juta, 28,20 juta dan 18,52 juta. Dengan adanya fakta tersebut dapat membuktikan bahwa e-commerce mempunyai peran penting terhadap UMKM di Indonesia.








Referensi : 

Liputan6.com. 2019. Peran E-Commerce Bagi UMKM di Indonesia. Diakses pada 01 Juni 2022 pukul 22.15 melalui https://www.liputan6.com/news/read/4128517/peran-e-commerce-bagi-umkm-di-indonesia.

Mediaindonesia.com. Peran dan Fungsi E-Commerce untuk UMKM di Indonesia. Diakses  pada 01 Juni 2022 pukul 22.30 melalui https://mediaindonesia.com/ekonomi/400316/peran-dan-fungsi-e-commerce-untuk-umkm-di-indonesia


Minggu, 22 Mei 2022

Passive Income, Apakah Passive Income Itu Dan Bagaimana Cara Melakukannya?

 Passive Income, Apakah Passive Income Itu Dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Passive income adalah suatu istilah yang sudah sering didengar oleh banyak orang seperti mahasiswa, ibu rumah tangga, bahkan orang yang mempunyai pendapatan aktifpun tahu tentang istilah passive income itu. Banyak dari mereka yang mulai membangun passive income beriringan  dengan meleknya literasi keuangan mereka. Jadi, apasih sebenarnya passive income itu?

Dilansir JAKARTA, KOMPAS.com – Passive income adalah salah satu istilah yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan investor, termasuk kaum milenial. Bahkan, banyak anak muda sekarang yang sedang berjuang membangun passive income untuk menghasilkan uang. Secara sederhana, passive income artinya pendapatan atau penghasilan pasif. Ada juga yang mengartikan passive income adalah penghasilan sampingan. Passive income artinya penghasilan (uang) yang diperoleh seseorang dengan melakukan aktivitas yang sangat minim. Passive income adalah cara yang baik untuk membantu seseorang menghasilkan uang tanpa harus banyak aktif. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Membangun passive income artinya berusaha agar uang atau aset yang dimiliki bekerja untuk kita dan menghasilkan uang.

Passive income merupakan bentuk penghasilan pasif artinya pendapatan yang dapat diperoleh seseorang atas kegiatan ekonomi yang dilakukannya tanpa perlu berperan aktif dalam kegiatan ekonomi tersebut. Pendapatan pasif adalah pendapatan yang bisa dihasilkan seseorang bahkan ketika saat orang tersebut tertidur. Contoh sederhanananya adalah ketika anda memiliki sebidang tanah lalu tanah tersebut didirikan bangunan berupa kos-kosan atau bangunan lain untuk disewakan anda akan mendapatkan penghasilan atas penyewaan bangunan atau kos-kosan tersebut.

Mungkin anda pernah mendengar tentang istilah, “Uang bekerja untuk kita.” Istilah tersebut sangat berhubungan kuat dengan istilah pendapatan pasif atau passive income, berbeda sekali dengan istilah active income atau pendapatan aktif, dalam istilah active income justru kitalah yang bekerja untuk uang sehingga memerlukan pengorbanan besar atau mengeluarkan aktifitas tinggi bahkan sangat tinggi untuk mendapatkan active income atau pendapatan aktif tersebut.

Anda bisa memulai passive income kapan saja dan dimana saja salah satunya jika anda memiliki modal yang cukup besar atau bahkan yang sangat besar anda bisa memulai investasi saham, membeli sebidang tanah dan didirikan bangunan untuk kos-kosan lalu kemudian menyewakannya. Namun bagaimana jika anda hanya memiliki modal yang minim, anda bisa memulainya dengan membuka jasa promosi produk dan lain sebagainya melalui media sosial seperti jasa endorsmen. Dan hal lainnya yang anda bisa lakukan untuk mendapatkan passive income adalah seperti membuat blog, membuka jasa pembuatan desain di market place, bisnis dropship atau reseller dan lain sebagainya.

Jadi dapat disimpulkan bahwasannya passive income itu merupakan aktivitas minimal yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan penghasilan atau pendapatan. Passive income dalam hal ini uanglah yang nantinya yang akan bekerja untuk kita bukan kita yang bekerja untuk uang.


Referensi:

Blog.amarta.com. 2021. Pengertian Passive Income dan Contohnya. Diakses                        pada 8 Mei 2022 pukul 23.20 melalui https://blog.amartha.com/pengertian-passive- income-dan-contohnya/ 

Money.kompas.com. 2021. Apa Itu Passive Income: Pengertian, Jenis dan Bagaimana Mendapatkannya. Diakses pada 8 Mei 2022 pukul 00.49 melalui https://money.kompas.com/read/2021/12/02/090655026/apa-itu-passive-income-pengertian-jenis-dan-caranya-mendapatkannya   

Accurate.id. 2021. Apa Itu Passive Income: Pengertian, Jenis dan Bagaimana Mendapatkannya. Diakses pada 8 Mei 2022 pukul 01.30 melalui https://accurate.id/ekonomi-keuangan/passive-income/

Sabtu, 07 Mei 2022

Apakah Generasi Muda Melek UMKM?

 Apakah Generasi Muda Melek UMKM?


Tahukah kamu generasi muda telah menjadi sorotan untuk di zaman saat ini terutama di kalangan masyarakat, dalam hal kepandaian menggunakan internet dengan bijak serta diharapkan oleh bangsa generasi muda saat ini dapat mendorong perkembangan UMKM dengan kemampuan pengetahuan teknologi. Selain itu, generasi muda dikenal dengan memiliki kemampuan dan rasa ingin tahu yang besar sehingga terus menerus menghasilkan wawasan yang bertambah, tidak lupa dengan memiliki semangat yang tinggi.

Semenjak pandemi Covid-19 melanda perekonomian di Indonesia semakin menurun terutama pelaku usaha terkecil yaitu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), namun tak jarang ditemui para usaha ini mulai bangkit dengan adanya platform digital yang bisa membantu usaha mereka, dengan teknologi yang semakin canggih ini adalah sebuah tantangan bagi perekonomian di Indonesia karena tidak semua generasi muda pelaku usaha kecil melek dalam digital.

Dilansir dari JawaPos.com, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) Yudho Giri Sucahyo menimbang bahwa generasi muda saat ini dapat berperan sebagai menjembatani pelaku UMKM dan platform digital. Beliau mengungkapkan, tidak semua UMKM punya kemampuan belajar teknologi. Dari situlah generasi muda bisa hadir untuk menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan menggunakan daya kreatifnya untuk menghadirkan produk dan jasa ke platform digital.

Mengenai platform digital pasti sudah tidak asing bagi generasi muda dalam hal melakukan usaha, kemungkinan mereka berkembang dalam proses pemasaran atau marketing melalui sosial media seperti facebook, instagram, bahkan dapat promosi melalui youtube, generasi muda pasti sudah tidak asing dalam hal platform digital tersebut.

Untuk generasi muda yang melek terhadap UMKM itu bisa juga dengan banyaknya ajang lomba dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah dapat membangun generasi muda dalam ketertarikan mengenai usaha, memiliki kemampuan yang inovatif pada era generasi milenial peran generasi muda ini sangatlah penting bagi perekonomian, karena saat ini zaman sudah bergantung pada perkembangan digital yang semakin meningkat, generasi muda yang harus bisa mengambil peran tersebut. 

Dilansir dari Bisnisbali.com, yang diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena dalam suatu kegiatan mendampingi lomba wirausaha terbaik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Kota Denpasar. Beliau menjelaskan, jika UMKM berkembang dengan baik otomatis tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat, karena pendapatan masyarakat meningkat. Oleh karena itu, pemerintah sangat memberikan perhatian kepada UMKM, termasuk kementerian yang saat ini sangat antusias memberikan bantuan kepada pelaku UMKM khususnya di kalangan generasi muda.

Dengan adanya Omnibus Law Undang–Undang (UU) Cipta Kerja dari salah satu isi tersebut yaitu kemudahan dan perlindungan UMKM dengan kata lain memberikan izin guna pelaksana UMKM itu untuk memotivasi para generasi muda dalam keberlangsungan berwirausaha.

Dapat disimpulkan bahwa generasi muda telah melek terhadap UMKM dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, generasi muda membantu pelaku usaha dalam hal platform digital, dengan adanya ajang kompetisi wirausaha mengenai UMKM generasi muda semakin sudah memahami mengenai berwirausaha untuk terjun langsung kedalam usaha secara nyata.


Referensi:

Baliekbis.com. 2019. Pemuda Miliki Peran Penting dalam Pengembangan UMKM. Diakses pada 4 Mei 2022 pukul 13.06 melalui http://www.baliekbis.com/pemuda-milikiperan- penting-dalam-pengembangan-umkm/

Jawapos.com. 2021. Pulihkan Ekonomi, Generasi Muda Harus jadi Jembatan UMKM Era Digital. Diakses pada 4 Mei 2022 pukul 14.35 melalui https://www.jawapos.com/oto- dan-tekno/teknologi/26/10/2021/pulihkan-ekonomi-generasi-muda-harus-jadi- jembatan-umkm-era-digital/?amp

Bisnisbali.com. 2019. Generasi Muda Berperan Penting dalam Pengembangan UMKM. Diakses pada 4 Mei 2022 pukul 15.46 melalui http://bisnisbali.com/generasi-muda- berperan-penting-dalam-pengembangan-umkm/#

What’s Inside Himajemen UGJ  Hayo… siapa yang kepo sama Himajemen UGJ? Yuk kepoin bareng! HIMAJEMEN UGJ          Himpunan Mahasiswa Prodi Ma...